Timur
bercahaya
Gumam suara
mulai menyeruak
Keran
mengalir mengisi
Denting
dapur menjanjikan asupan
Sepi
Hangat
menyeruak bersama kopi
Celoteh
riang menyambut hari
Sedikit
kantuk masih berdiri
Sepi
Radio pagi
bersuara
Bersahutan
dengan raung klakson
Menutupi
teriakan kehidupan si tukan sayur
Sepi
Dentum
kereta memekak telinga
Tarik
selimut sampai ke mata
Otak masih
penuh dengan asa
Sepi
Sejenak
mengerjap
Membuka
telinga kesadaran
Sudah pagi
Aku masih
sepi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar