Mengenai Saya

Foto saya
Remaja tampan dengan kulit gelap dan tubuh montok yang menggoda, bahagia dalam tawa dan bahagia dalam tangis.Belum beristri tapi sudah berkeluarga, baik hati, tidak sombong, walaupun kadang suka membuang sampah sembarangan.Anak baik yang sedang mengejar mimpi.

Jumat, 23 Maret 2012

TAU

Malam tak menyapu lelah
Tenang angin membelai memori
Mengingatkan mimpi yang tampak disinari
Gelapnya langit mengantar mata untuk tetap terjaga
Sekali lagi kuhabiskan hari tanpa arti
Akankah kelak lebih baik
Aku tak tau kau juga tak tau
Tak ada satupun kita yang tau
Terkadang kita tak perlu tau untuk melakukan
Tak perlu tau untuk tetap berdiri melawan presepsi
Tak perlu tau untuk tau
Sekali lagi malam menjelang
Tenang angin menghisap tawa
Menggantinya dengan lelah yang menyenangkan
Satu hari akan kubuat berarti
Tanpa perlu tau kenapa sekarang aku tak berarti

KAU

Kau tampak memesona
Dengan matamu besarmu yang memuja
Tangan lembutmu yang menjaga
Dengan senyum manismu yang menenangkan
Kau selalu yang ada
Ada untuk mendengar
Ada untuk mengerti
Ada untuk menerima
Ada untuk bersabar
Mungkin kau tak selalu sempurna
Tak selalu benar
Tak selalu setia
Tapi itu bukan masalah
Sama sekali bukan alasan untuk pergi dariku
Bagiku kau tetap kau
Kau tetap memesona
Kau tetap ada
Kau yang dulu pernah menyayangiku dengan benar dan aku yakin kau mampu melakukannya sekali lagi

BEDA

Aku berbeda mungkin itu yang diajarkan padaku sejak dulu
Tapi terkadang mereka lupa berbeda tak selalu berarti baik
Berbeda tak selalu berarti berani
Berbeda bukan berarti percaya diri
Bagiku berbeda adalah tanggung jawab
Berbeda adalah kebanggaan dan kesedihan
Berbeda adalah aku
Aku memang tak membuat dunia berbeda dengan menerbitkan matahari dari utara
Atau membuat salju dalam neraka
Aku berbeda untuk ada
Aku berbeda untuk mencoba
Bukan mencoba mencari alasan kenapa aku berbeda
Bukan mencoba menyamakan diri dengan yang lain
Berbeda hanya mencoba menerimanya dan hidup bahagia karenanya

Selasa, 20 Maret 2012

SALAH

Aku hampir tak pernah mecintaimu dengan cara yang benar
Menyiksamu dengan rasa yang kusebut sayang
Mengurungmu dengan alasan peduli
Menyulitkanmu dengan latar belakang logika
Menyakitimu bahkan ketika ku katakan aku mencintaimu
Aku hampir tak pernah mencintaimu dengan cara yang benar
Saat lelah dan jenuh menjagamu karena jarak
Aku justru semakin meyiksamu dengan apa yg kusebut ketulusan
Saat sabar dan toleransimu menjadi tameng
Kuhancurkan dengan ego dan ketakutan
Aku hampir tak pernah mencintaimu dengan benar
Mungkin karena aku takut
Aku terlalu takut tanpamu
Aku terlalu takut berjalan sendiri
Bahkan saat kau sudah membuktikan kau yang terbaik aku tetap yang terburuk
Aku memang hampir tak pernah mencintaimu dengan benar
Tapi maukah kau sedikit lagi bersabar
Beri aku satu kesempatan lagi
Untuk jadi tempat tissuemu
Untuk jadi boneka beruangmu
Untuk jadi pangeran pandamu
Agar aku bisa memujamu dengan apa yang kusebut sayang
Menjagamu dengan alasan peduli
Menjernihkanmu dengan latar belakan logika
Membahagiakanmu saat kukatakan aku mencintaimu
Aku hampir tak pernah mencintaimu dengan benar
Tapi aku mohon beri satu kesempatan lagi
Aku akan berusaha
Dan aku akan mencintaimu dengan benar


BUKU

Lembarku masih banyak
Walau tampak menguning
Lembab dan tak menjanjikan
Bukankah selama ini kita bertahan dengannya
Membacanya dan mengisinya bersama
Bukankah diawal sudah kukatakan
Cukup kau dan aku saling membaca untuk bertahan lebih lama
Tampaknya kau sudah terlalu lelah membaca
Atau terlalu lelah bertahan
Memang lembarku usang
Tapi bukankah sejak lembaran awal kau sudah melihatku
Mengisinya bersama dengan cerita yang memang tak selalu menyenangkan
Tapi bukankah mimpi yang kita tulis menyenangkan
Mungkin memang sudah saatnya kau menutupnya
Beralih ke buku lain yang tak hanya mampu menulis mimpi menyenangkan tapi juga mampu mengisinya dengan cerita menyenangkan
Sudah waktunya aku mengisi buku ini sendiri
Tentang mimpiku tentang dukaku sendiri
Tentangmu tentang kita
Agar kelak saat aku membacanya aku ingat
Pernah ada kita di lembarku

THE SCRIPT - BREAKEVEN

I'm still alive but I'm barely breathing
Just prayed to a God that I don't believe in
'Cause I got time while she got freedom
'Cause when a heart breaks, no it don't breakeven

Her best days will be some of my worst
She finally met a man that's gonna put her first
While I'm wide awake she's no trouble sleeping
'Cause when a heart breaks, no it don't breakeven, even, no

What am I suppose to do
When the best part of me was always you and
What am I suppose to say
When I'm all choked up and you're okay

I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces

They say bad things happen for a reason
But no wise words gonna stop the bleeding
'Cause she's moved on while I'm still grieving
And when a heart breaks, no it don't breakeven, even, no

What am I gonna do
When the best part of me was always you
And what am I suppose to say
When I'm all choked up and you're okay

I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces
(One's still in love while the other one's leaving)
I'm falling to pieces
('Cause when a heart breaks, no it don't breakeven)

You got his heart and my heart and none of the pain
You took your suitcase, I took the blame
Now I'm tryna make sense of what little remains, oh
'Cause you left me with no love and no love to my name

I'm still alive but I'm barely breathing
Just prayed to a God that I don't believe in
'Cause I got time while she got freedom
'Cause when a heart breaks, no it don't break
No it don't break, no it don't breakeven, no

What am I gonna do
When the best part of me was always you
And what am I supposed to say
When I'm all choked up and you're okay

I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces
(One's still in love while the other one's leaving)
I'm falling to pieces
('Cause when a heart breaks, no it don't breakeven)

Oh, it don't breakeven, no
Oh, it don't breakeven, no
Oh, it don't breakeven, no

SURAT UNTUK SEPI

Teruntuk sepi yang terhormat
Aku ingin bertanya padamu
Apakah yang menarik dariku
Kenapa kau begitu mencintaiku
Sepi yang terhormat
Bukan maksudku menyalahkanmu
Mungkin si jarak juga bersalah
Atau malah si nasib yang menyuruhmu
Tapi apa kau tak bosan bersamaku
Sepi yang terhormat
Maukah kau meninggalkanku sebentar saja
Hanya untuk melihat ibuku
Bermain bersama sahabat-sahabatku
Atau bahkan membuat kekasihku kembali
Hanya sebentar
Bukankah sudah teramat banyak waktu kita habiskan bersama
Menghitung malam bersama dirimu
Sampai bersama saudaramu yang berimbuhan ke-an
Sebentar saja
Aku ingin melihat dunia
Dunia yang tampak menyenangkan tanpaku di sana
Aku mungkin tak dapat berjanji akan kembali padamu
Tapi kau kan tahu dimana harus menemukanku
Tempatku tak berubah
Tetap di sana diantara kepulan asap dan embun basah dari wadah minuman dingin yang menghangat
Sepi yang terhormat
Aku pergi sebentar y
Sebentar saja bukan melupakanmu
Hanya untuk tertawa dan kembali padamu


Minggu, 18 Maret 2012

AKU

Adakah arti bila aku tak ada
Tampaknya semua baik-baik saja
Mungkin beberapa mata akan menangis
Tapi semua akan kembali seperti biasa
Adakah arti bila aku ada
Sepertinya hambatan yg kubuat
Mungkin beberapa akan berubah
Tapi lalu keadaan akan lebih baik
Apakah tak ada aku berarti kebahagiaan
Tak ada aku berarti mimpi akan semakin terlihat
Tak ada aku berarti tak ada beban
Apakah aku akan lebih berarti bila tak ada

Selasa, 06 Maret 2012

KITA

Gerimis langit menyapu logika
Melarutkan kepercayaan dalam tanah
Melupakan rasa yg dulu diperjuangkan
Membuang asa yg sering terlintas disaat senja
Ketika dua menjadi tiga
Ketika lima bukan apa-apa
Ketika kata terasa menyiksa
Dan mata tak berasa
Sedikit tegar menyusun puing
Tetap berdiri dalam keping
Sekali lagi menumbuhkan taring
Berusaha lagi sampai kering
Ketika dua menjadi tiga
ketika lima bukan apa-apa
ketika logika dibabat rasa
Ketika tiga bermimpi kembali menjadi dua

BERHENTI

Terpaksa berhenti ketika ku sedang berlari
Terpaksa berhenti karena kau rasa aku mati
Berhenti saat ku rasa kita tinggi
Terpaksa berhenti karena kau rasa tak ada hari
Berhenti saat kupikir kita merajai
dan harus berhenti karena kau pikir kau berdiri sendiri
Berhenti
Berhenti untuk introspeksi
Atau berhenti karena hati memang sudah menepi
Berhenti untuk evaluasi
Atau berhenti untuk mencari pengganti
Berhenti entah berapa hari
Kuharap aku belum mati