Senyap menyadarkan
asa yg terletak cerah
Menanti
bekal untuk mencapainya
Entah
bagaimana harus kulanjutkan
Terlalu
sulit rumit malah terkadang pelik
Kataku tak
ada lagi
Tertutup
rindu walau setiap hari bertemu
Menanti
pagi untuk senyummu
Nelangsa
malam saat waktu kembali
Aku tak
punya kata lagi
Maaf kau
harus menunggu terlalu lama
Kepalaku
sedang penuh
Penuh
dengan rinduku padamu
Sesak padat
oleh cintaku untukmu
Bahkan
hatiku sedang tak ada waktu membentuk kesempatan
Maaf aku
sibuk
Aku sibuk
mengumpulkan bekal untuk bersamamu
