Mengenai Saya

Foto saya
Remaja tampan dengan kulit gelap dan tubuh montok yang menggoda, bahagia dalam tawa dan bahagia dalam tangis.Belum beristri tapi sudah berkeluarga, baik hati, tidak sombong, walaupun kadang suka membuang sampah sembarangan.Anak baik yang sedang mengejar mimpi.

Sabtu, 10 November 2012

MEREKA YANG TIDAK TERLIHAT


Mereka yang tertutup kemiskinan
Mereka yang hilang karena tuntutan
Mereka yang terlupakan karena keadaan
Di mana mereka tinggal
Bagaimana mereka bertahan
Adakah yang peduli
Mereka yang terpendam berita gembira
Mereka yang terkubur prestasi yang lain
Mereka yang terpinggirkan karena tak memenuhi harapan
Kepada siapa mereka mengadu
Untuk siapa mereka tetap bermimpi
Adakah yang tau
Terkadang mereka muncul
Hanya sesaat
Mengulang cerita lama diantara kehidupan nyata
Tertawa sejenak lalu hilang lagi
Mereka terpendam asa
Mereka hilang terbawa keinginan sederhana
Untuk menyengangkan mereka yang lainnya

NARASI PICIK TENTANG DOA


Doaku belum dijawab hari ini
Bukan doa yang baru
Tetap doa yang kemarin
Tetap doa yang sama seperti biasa
Tenanglah Tuhan pasti mengabulkan doamu kata seseorang
Hanya Dia menunggu waktu yang tepat karena Dia tahu yang terbaik untukmu begitu ceramahnya
Bukan tak percaya aku hanya ingin bertanya
Sementara Kau menunda pengabulan doaku apa yang harus kulakukakn
Tetap beriman terus berdoa dan berusaha
Atau melakukan maksiat
Apa yang harus kulakukan Tuhan
Setidaknya beri aku sedikit petunjuk bahwa Engkau benar-benar Maha Mendengar
Beri aku bukti bahwa Engkau Maha Pemurah
Aku tahu aku pendosa yang baik jauh lebih baik daripada kemampuanku berbuat amal
Tapi apakah itu membuatMu tuli akan doaku
Apakah itu membuatMu mengacuhkan pintaku
Tuhan bukannya ingin memaki aku hanya lelah dicaci
Tak bolehkah ada sedikit bahagia untuk pendosa sepertiku
Haruskah semua untukku berarti susah dan susah
Aku hanya ingin tertawa melihat hasil usahaku
Aku hanya ingin bahagia saat meraih mimpiku
Tuhan tolong kabulkan doaku
Jangan Kau tunda lagi Tuhan
Aku sudah terlalu lelah menunggu
Tolong Tuhan
Aku tak ingin kehilangan imanku

REMAJA BULAT


Aku remaja bernasib bulat
Terbuang karena prestasi dan kegagalan mimpi
Keluargaku hanya peduli kapasitas otakku
Bila bodoh kau sampah bila pandai kau kebanggaan
Ibuku hanya peduli pada harga diri
Berkorbanlah maka kau berguna berdiamlah dan kau adalah neraka
Teman-temanku hanya peduli pada diri
Kau yang berlebihan kau yang keterlaluan
Kekasihku hanya peduli pada kesempurnaan
Berikan segalanya kau kupujua setitik nila kau tak lebih berharga dari jelaga
Tuhanku hanya peduli kepada mereka yang baik
Kau yang tidak taat mendapat azab kau yang menyembah mendapat surga
Aku hanya remaja bernasib bulat
Terlupakan saat teringat kenyataan
Saksi hidup saat nyata membantai mimpi
Keluargaku hidup di atas awan
Mereka yang tak mencapainya mati saja
Ibuku larut dalam alam kesepian
Hampir sulit untuk menjadi dua karena kriteria
Temanku hilang tersapu waktu dan kebodohan
Mungkin nanti bila waktunya percaya
Kekasihku memandang tinggi dari matahari
Kau hidup berkat cahayaku jangan bersikap seakan kau hebat
Tuhanku tetap tenang d singgasananya
Memandang lucu berbagai macam kreasinya
Aku hanya remaja bernasib bulat
Terpaksa tua karena tuntutan
Terpaksa pintar karena kebohongan
Aku hanya remaja bernasib bulat
Mencari dunia yang menerima usaha menghargai fakta menjaga percaya memandang ikatan dan peduli akan iman
Aku hanya remaja bernasib bulat
Yang terpaksa gagal mati karena belum giliran