Gerimis langit menyapu logika
Melarutkan kepercayaan dalam tanah
Melupakan rasa yg dulu diperjuangkan
Membuang asa yg sering terlintas disaat senja
Ketika dua menjadi tiga
Ketika lima bukan apa-apa
Ketika kata terasa menyiksa
Dan mata tak berasa
Sedikit tegar menyusun puing
Tetap berdiri dalam keping
Sekali lagi menumbuhkan taring
Berusaha lagi sampai kering
Ketika dua menjadi tiga
ketika lima bukan apa-apa
ketika logika dibabat rasa
Ketika tiga bermimpi kembali menjadi dua

Tidak ada komentar:
Posting Komentar