rintik hujan mengetuk hati
mengingatkan nalar akan rasa yang tertunda
aku masih diam menanti hari
membuat matahari untuk hidupku sendiri
relung terasa tak berisi bergemerisik mencari cara meneriakkan kesunyian
janji patah mimpi yang buyar
harapan dan asa terbungkus kafan keputusasaan
aku masih diam menanti hari
kubur kugali dengan doa mereka yang menyemangati
peti sudah kubeli dengan cinta mereka yangg peduli
aku masuk dan berbaring
aku masih diam menanti hari

Tidak ada komentar:
Posting Komentar