seberkas sinar membuka mata
mengantar mimpi meninggalkan peraduan
mengajak sukma menyambut dunia
penentuan tangis atau tawa akan segera dimulai
aku berangkat dengan penuh cahaya
harapan membumbung setinggi yg bisa diraihnya
dengan tawa dan doa kaki mulai melangkah
menjemput sesuatu yg tak kunjung tampak
cahaya memudar
jarum terus berputar ke araha kanan
sebanding dg menurunnya harapan
dan doa yg perlahan menjadi umpatan
aku pulang dengan penuh cahaya
cahaya kemarahan atas usaha tanpa hasil
cahaya terang yg menyadarkan
cahayaku tak cukup terang untuk bersinar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar